IndeksFirmwareGalleryPendaftaranLogin
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» WEDDING RIKA+BAGAS TRENGGALEK
25/4/2014, 1:40 am by NAR

» WEDDING TERRY+WISNU NGARES TRENGGALEK
25/4/2014, 1:38 am by NAR

» WEDDING TERRY+WISNU NGARES TRENGGALEK
25/4/2014, 1:37 am by NAR

» WEDDING DHANI+DIMAS TRENGGALEK
25/4/2014, 1:28 am by NAR

» WEDDING DHANI+DIMAS PERUM KELUTAN TRENGGALEK
25/4/2014, 1:27 am by NAR

» WEDDING RYAN+ASHADI BULUAGUNG TRENGGALEK
25/4/2014, 1:24 am by NAR

»  WEDDING RYAN+ASHADI TRENGGALEK
25/4/2014, 1:23 am by NAR

»  Akhad nikah PW Ngares trenggalek
25/4/2014, 1:22 am by NAR

» macam-macam PA blaser
19/10/2013, 2:07 pm by nanos


Share | 
 

 EDITOR (Penyunting Gambar)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
NAR
-= CUNGIX =-
-= CUNGIX =-
avatar

Jumlah posting : 148
Reputation : 5
Join date : 31.05.10
Age : 48
Lokasi : Trenggalek

PostSubyek: EDITOR (Penyunting Gambar)   8/3/2013, 3:14 am

EDITOR
(Penyunting Gambar)


Editor adalah sineas profesional yang bertanggung jawab mengkonstruksi cerita
secara estetis dari shot-shot yang dibuat berdasarkan skenario dan konsep
penyutradaraan sehingga menjadi sebuah film cerita yang utuh.



Seorang editor
dituntut memiliki sense of story telling (kesadaran/rasa/indra penceritaan) yang
kuat, sehingga dituntut sikap kreatif dalam menyusun shot-shotnya. Maksud sense
of story telling yang kuat adalah editor harus sangat mengerti akan konstruksi
dari struktur cerita yang menarik, serta kadar dramatik yang ada di dalam
shot-shot yang disusun dan mampu mengesinambungkan aspek emosionalnya dan
membentuk irama adegan/cerita tersebut secara tepat dari awal hingga akhir
film.



Tugas dan Kewajiban
EDITOR;



Tahap Praproduksi;


1.
Menganalisa
skenario dengan melihat adegan yang tertulis dalam skenario dan mengungkapkan
penilaiannya pada sutradara.



2.
Berdiskusi
dengan departemen yang lain dalam script conference untuk menganalisa skenario,
baik secara teknis, artistik dan dramatik.



3.
Dalam
produksi film ceriita untuk bioskop, editor bersama produser dan sutradara
menentukan proses pascaproduksi yang akan digunakan seperti kinetransfer,
digital intermediate atau negative cutting.



Tahap Produksi;
Dalam tahap ini seorang editor tidak memiliki tugas dan kewajiban khusus. Namun
dalam proses produksi ini seorang editor dapat membantu mengawasi
pendistribusian dan kondisi materi mulai dari laboratorium sampai materi
tersebut berada di meja editing. Pihak yang dibantu oleh editor adalah individu
profesional yang ditunju kkan oleh rumah produksi yang bersangkutan dalam
melaksanakan pendistribusian materi tersebut. Hal ini biasanya dilakukan oleh
manajer unit, koordinator pascaproduksi (post production supervisor) ataupun
seorang runner.



Tahap Pascaproduksi;


1.
Membuat
struktur awal shot-shot sesuai dengan struktur skenario (rough cut 1).



2.
Mempresentasikan
hasil susunan rought cut 1 kepada sutradara dan produser.



3.
Setelah
dilakukan revisi berdasarkan hasil diskusi dengan sutradara dan produser, maka
dengan kreativitas dan imajinasi editor, ia membentuk struktur baru yang lebih
baik. Dalam struktur baru ini editor harus bisa membangun emosi, irama dan alur
yang menarik.



4.
Mempresentasikan
dan mendiskusikan struktur baru yang dihasilkannya bersama sutradara dan
produser hingga struktur yang paling diharapkan (final edit).



5.
Menghaluskan
hasil final edit (trimming) hingga film selesai dalam proses kerja



editing (picture
lock).



6.
Dalam
produksi film cerita untuk bioskop, editor bersama sutradara membagi hasil
editing tersebut menjadi beberapa bagian (reeling) untuk kebutuhan
laboratorium, pengolahan suara dan musik. Sementara untuk film for television,
editor bersama sutradara membagi hasil editing tersebut menjadi beberapa bagian
untuk pertimbangan kebutuhan jeda iklan (commercial break).



7.
Editor
dapat menjadi rekanan diskusi untuk pengolahan suara dan musik. Diskusi ini
berupa penentuan suara efek dan musik sebagai pembentuk kesatuan gambar dan
suara yang saling mendukung.



8.
Dalam
produksi film cerita untuk bioskop, editor dapat juga menjadi pengawas pada
proses laboratorium hingga pada proses cetak hasil pertama film (copy A).
Sementara dalam produksi film for television, editor dapat menjadi pengawas
proses transfer hasil editing yang siap untuk ditayangkan (master edit) ke
dalam pita video.



Hak-hak Editor:


1.
Mengajukan
usul kepada sutradara untuk mengubah urutan penuturan sinematik guna
mendapatkan konstruksi dramatik yang lebih baik.



2.
Mengajukan
usul kepada sutradara untuk menambah, mengurangi atau mengganti materi gambar
dan suara yang kurang atau tidak sempurna secara teknis maupun efek
dramatisnya.



3.
Mendapatkan
ruang editing serta sarana kerja yang layak/standar.



4.
Mendapatkan
honorarium yang sesuai dengan kontrak yang telah disepakati dan disetujui oleh
produser.



5.
Berhak
meminta kontrak baru jika ada permintaan tambahan (misalnya pembuatan trailer)
untuk bahan promosi film.



6.
Berhak
untuk menolak permintaan yang sifatnya pribadi dan menyimpang dari ketentuan
yang sudah ada dalam skenario.






Meskipun
bukan seorang jenius, Anda tetap dapat menggunakan strategi yang sama seperti
yang pernah digunakan oleh Aristoteles dan Albert Einstein! Berikut 8 strategi
yang dapat mendorong Anda menjadi lebih produktif dan bisa memecahkan berbagai
masalah.


Pertama : Orang jenius selalu melihat persoalan
dalam berbagai sudut pandang.
Mereka memiliki sudut pandang yang berbeda dan
selalu mencari perspektif baru yang belum pernah dipakai oleh orang lain!
Leonardo da Vinci percaya bahwa untuk menambah pengetahuan untuk memecahkan
suatu masalah, bisa dimulai dengan mencoba menyusun ulang masalah tersebut
dengan berbagai cara yang berbeda.

Kedua : Orang jenius membuat pikiran mereka
tergambar jelas.
Ketika Einstein memikirkan suatu masalah, ia
selalu merumuskan persoalannya dalam berbagai cara yang berbeda-beda dengan
menggunakan diagram-diagram. Ia membayangkan solusi-solusinya dan menyebut
bahwa kata-kata dan angka-angka tidak memegang peran penting dalam proses
berpikirnya.

Ketiga : Orang jenius adalah orang yang sangat
produktif.
Thomas Alva Edison memegang 1.093 hak paten.
Mozart memproduksi lebih dari 600 komposisi lagu.Dalam studi dari 2.036 ilmuwan
sepanjang sejarah, Dekan Keith Simonton, dari University of California di
Davis, menemukan bahwa ilmuwan-ilmuwan yang dihormati tidak hanya menciptakan
banyak karya-karya terkenal, tapi banyak yang buruk. Mereka tidak takut gagal,
atau membuat kesalahan besar untuk meraih hasil yang hebat.

Keempat : Orang jenius selalu mampu membuat
berbagai kombinasi baru.
Kombinasikan dan kombinasikan ulang, berbagai
ide, bayangan-bayangan, dan pikiran-pikiran ke dalam kombinasi yang berbeda,
tidak peduli apakah hasilnya aneh atau tidak wajar. Contohnya Pendeta Austria,
Grego Mendel. Ia membuat ilmu genetika modern yang menggabungkan metematika dan
biologi sehingga tercipta ilmu pengetahuan baru.

Kelima : Orang jenius mampu menghubungkan
berbagai peristiwa sehingga memunculkan ide dan solusi.
Leonardo Da Vinci menemukan hubungan antara
suara bel dan sebuah batu yang jatuh ke dalam air. Hal ini memungkinkan Da
Vinci untuk membuat hubungan bahwa suara mengalir melalui gelombang-gelombang.

Keenam : Orang jenius mampu berpikir
berkebalikan.
Ahli ilmu fisika David Bohm percaya bahwa orang
jenius memiliki kemampuan berpikir yang berbeda dari orang kebanyakan. Sebab
mereka memiliki tingkat toleransi tinggi terhadap hal-hal yang sepertinya tidak
saling berhubungan.Dengan pertentangan tersebut, orang jenius justru mampu
membayangkan secara bersamaan mengenai suatu partikel dan suatu gelombang yang
berbeda, dan menjadikannya saling melengkapi. Dengan cara ini, mereka mampu
menciptakan sesuatu yang baru.

Ketujuh : Orang jenius biasa berpikir secara
metafora.
Aristoteles menganggap "metafora"
sebagai tanda orang jenius. Ia percaya bahwa individu yangmemiliki kapasitas
untuk menerima persamaan antara dua keberadaan yang berbeda dan mampu
menghubungkannya adalah individual yang punya bakat khusus.

Kedelapan : Orang jenius selalu siap saat ada
kesempatan.
Bilamana kita mencoba sesuatu dan gagal, kita
biasanya akan beralih pada hal yang lain. Hal ini adalah prinsip pertama dari
kekreatifan. Namun kegagalan dapat menjadi produktif hanya jika kita tidak
terfokus pada kegagalan tersebut. Justru, dengan kejadian itu, orang jenius
akan mampu menganalisis proses, komponen-komponen, dan kemudaian mengubahnya
menjadi hasil yang lain. Karena itu, jangan bertanya, "Mengapa saya
gagal?" melainkan tanyalah, "Apa yang telah saya lakukan?"
Dengan kedelapan prinsip di atas, Anda bukan
tidak mungkin akan menjadi pribadi yang jenius. Tapi, lebih dari itu! Jika Anda
bisa mengimplementasikan ide-ide agar menjadi nyata dalam tindakan, pasti akan
banyak perubahan menuju kebaikan yang bisa diwujudkan.
Kembali Ke Atas Go down
http://naryos.bestgoo.com
 
EDITOR (Penyunting Gambar)
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Hobi editing Foto
» Cara mengaktifkan Guest Account di Windows 8 (dengan Gambar)
» [ ASK ] Gambar desain tidak pas di Gear Design
» CSS: Merubah gambar dan teks password register
» [SOLD] Knalpot/Muffler Moge Kawasaki ZX10R - Langka - Murah - Banyak Gambar

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: VIDEO NAR PRESENT-
Navigasi: